Sumber: kreativv
Bagi
para penggiat desain grafis, software
yang digunakan tentunya harus mumpuni dan memenuhi kebutuhan desainernya.
Setiap software yang digunakan pasti
memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Nah,
kali ini penulis akan membandingkan kedua software
yang paling umum digunakan dalam dunia desain grafis, yaitu corel draw dan
adobe illustrator. Keduanya merupakan aplikasi yang sama halnya untuk membuat
desain berbasis vector, juga bisa
membuat produk lain seperti poster, logo, dan lain-lain.
Kelebihan
dari adobe illustrator antara lain, memiliki kualitas gambar yang tajam, cocok
untuk menggambar illustrasi atau kartun, dan memiliki tampilan yang user-friendly. Selain itu, kekurangan
yang dimiliki adobe illustrator sendiri adalah gambar yang dihasilkan tidak
terlihat realistis, sulitnya untuk mengedit dan memberi efek pada foto, proses
aplikasi yang lumayan berat, kemudian handling
dan shortcut-nya yang terlalu kaku.
Sedangkan
kelebihan corel draw adalah memiliki
banyak fitur atau alat, berbagai pilihan format file impor dan ekspor dengan
resolusi yang tinggi, dan mudah digunakan. Kemudian, kekurangan corel draw sendiri
adalah ukuran file yang besar. Karena ukuran file mentah yang dihasilkan cukup besar, hal ini menuntut para
pengguna memiliki PC yang spesifikasinya mumpuni.
“Awal-awal mendesain itu memang menggunakan
corel draw. Tetapi, semakin lama terjun di bidang desain grafis akhirnya
menggunakan adobe illustrator karena memang penggunaan corel draw yang cocok
untuk pemula, sedangkan adobe illustrator lebih menekankan pada
profesionalitas,” ujar Manda Ade, seorang freelancer desain grafis. (9/6/2023)
Berikut
sedikit tentang persamaan, perbedaan, kekurangan dan kelebihan antara corel
draw dan adobe illustrator. Semoga dapat membantu kamu dalam menentukan software mana yang akan terlebih dahulu
kamu pelajari!

No comments:
Post a Comment